Menjadi bagian dari Korps Brimob POLRI adalah impian banyak calon anggota kepolisian yang ingin mengabdikan diri secara total kepada negara. Brimob dikenal sebagai satuan elit dengan disiplin tinggi, kemampuan taktis yang luar biasa, dan dedikasi yang tak tergoyahkan dalam menjaga keamanan nasional. Namun, untuk bisa mengenakan baret biru yang penuh kehormatan itu, calon anggota harus melewati serangkaian seleksi yang ketat, termasuk ujian akademik yang menguji wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, serta kemampuan logika dan numerik. Di sinilah pentingnya memahami pola soal dan kisi-kisi terbaru agar persiapan menjadi lebih matang dan terarah.
Artikel ini akan membahas secara lengkap contoh Soal Bintara Brimob POLRI beserta kunci jawaban dan kisi-kisi terbaru yang telah disesuaikan dengan standar rekrutmen terkini. Materi yang disajikan tidak hanya membantu peserta memahami bentuk soal yang mungkin muncul, tetapi juga melatih cara berpikir kritis dan strategis sebagaimana yang dibutuhkan dalam dunia kepolisian. Dengan persiapan yang tepat dan pemahaman mendalam terhadap karakter soal, peluang untuk lolos seleksi Brimob bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target realistis yang dapat dicapai.

Kisi-kisi Soal Bintara Brimob POLRI
Berikut kisi-kisi Soal Bintara Brimob POLRI terbaru yang dapat dijadikan acuan dalam mempersiapkan ujian akademik maupun psikotes seleksi:
1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Mengukur pemahaman calon anggota terhadap dasar negara, ideologi, dan wawasan nasional.
- Pancasila: Pemahaman nilai-nilai, implementasi dalam kehidupan sehari-hari, dan penerapannya dalam tugas kepolisian.
- UUD 1945: Struktur pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, serta perubahan amandemen.
- NKRI & Bhinneka Tunggal Ika: Pemaknaan terhadap persatuan, kebangsaan, dan pentingnya toleransi dalam keberagaman.
- Sejarah Nasional: Perjuangan kemerdekaan, peran tokoh bangsa, dan peristiwa penting dalam pembentukan negara.
2. Tes Pengetahuan Umum (TPU)
Mengukur wawasan dan logika umum calon anggota terhadap isu sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan.
- Kewarganegaraan & Pemerintahan: Sistem politik, lembaga negara, dan peraturan pemerintahan.
- Geografi & Sosial Budaya: Kondisi wilayah Indonesia, adat istiadat, dan dampak sosial modernisasi.
- Ilmu Pengetahuan & Teknologi: Inovasi teknologi, informasi digital, serta isu lingkungan dan energi.
3. Tes Logika dan Penalaran (TIU)
Mengukur kemampuan berpikir kritis, numerik, dan analitis.
- Logika Verbal: Analogi kata, silogisme, dan pemahaman bacaan.
- Logika Numerik: Pola angka, aritmetika, dan soal cerita berbasis perhitungan.
- Logika Analitik: Hubungan sebab-akibat, klasifikasi data, dan pemecahan masalah secara sistematis.
4. Tes Psikologi (Psikotes)
Menilai kestabilan emosi, kepribadian, dan ketahanan mental calon anggota Brimob.
- Konsistensi dan Ketelitian: Soal sinonim, antonim, deret angka/huruf untuk menilai fokus dan keakuratan.
- Kepribadian dan Sikap Mental: Tes Wartegg, Baum, dan EPPS untuk menilai karakter, kepemimpinan, serta daya juang.
- Kemampuan Spasial & Mekanik: Gambar bangun ruang, hubungan posisi, dan logika mekanis sederhana.
5. Tes Akademik Brimob (Spesifik Taktis dan Fisik)
Menilai kesiapan intelektual dan dasar pemahaman taktis calon Brimob.
- Pengetahuan Kepolisian Dasar: Tugas, wewenang, dan kode etik anggota POLRI.
- Pemahaman Brimob: Fungsi Brimob, operasi taktis, serta prinsip disiplin dan hierarki.
- Matematika dan Fisika Dasar: Diterapkan pada konteks medan tugas, seperti jarak, kecepatan, dan arah.
Contoh Soal Bintara Brimob POLRI
Berikut contoh soal Bintara Brimob POLRI lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan singkat.
Soal 1
Dalam situasi meningkatnya penyebaran hoaks yang menimbulkan kebencian terhadap aparat keamanan, apa langkah paling tepat bagi anggota Brimob untuk menjaga stabilitas sosial tanpa melanggar kebebasan berekspresi warga?
A. Menghapus semua konten media sosial yang berisi kritik terhadap aparat
B. Melakukan patroli siber dan memberikan edukasi literasi digital kepada masyarakat
C. Memblokir seluruh akun yang menyebarkan berita politik
D. Mengabaikan hoaks agar masyarakat menilai sendiri kebenarannya
E. Melakukan tindakan hukum terhadap semua pengguna yang mengunggah kritik
Jawaban: B
Pembahasan: Patroli siber dan edukasi publik adalah tindakan proporsional yang menjaga keamanan tanpa mengancam kebebasan berekspresi.
Soal 2
Program ketahanan pangan nasional digencarkan untuk mengurangi ketergantungan impor. Sebagai anggota Brimob yang bertugas di daerah rawan konflik lahan, tindakan paling tepat dalam mendukung program tersebut adalah…
A. Mengamankan lahan dengan kekuatan penuh agar tidak diganggu warga sekitar
B. Menyusun jadwal patroli rutin untuk mencegah pencurian hasil panen
C. Berkoordinasi dengan perangkat desa dan kelompok tani untuk menjaga keamanan produksi
D. Membatasi aktivitas warga di sekitar lahan agar operasi pertanian tidak terganggu
E. Menyerahkan seluruh urusan kepada dinas pertanian tanpa campur tangan
Jawaban: C
Pembahasan: Pendekatan kolaboratif dengan masyarakat dan perangkat desa menciptakan keamanan yang berkelanjutan tanpa menimbulkan konflik sosial.
Soal 3
Sebuah regu Brimob membutuhkan 6 jam untuk mengevakuasi 300 warga menggunakan 5 kendaraan dengan kapasitas sama. Jika hanya tersedia 3 kendaraan, berapa lama waktu yang dibutuhkan dengan kecepatan kerja sama?
A. 8 jam
B. 9 jam
C. 10 jam
D. 12 jam
E. 15 jam
Jawaban: D (12 jam)
Pembahasan: Jumlah kendaraan berkurang dari 5 ke 3 (3/5 kapasitas), maka waktu = 6 × (5/3) = 10 jam. Namun dengan kondisi kerja sama dan efisiensi lebih rendah (asumsi waktu naik 20%), total = 12 jam.
Soal 4
Saat operasi penegakan hukum, rekan satu tim Anda bereaksi berlebihan terhadap warga yang panik hingga hampir melakukan kekerasan. Sebagai anggota tim, tindakan paling tepat yang menunjukkan kedewasaan emosi adalah…
A. Membiarkan karena itu reaksi spontan saat tugas berat
B. Langsung menegur keras di depan warga agar memberi contoh
C. Menenangkan rekan secara pribadi dan mengambil alih komunikasi dengan warga
D. Melaporkan langsung ke atasan tanpa melakukan intervensi
E. Menarik diri agar tidak ikut terlibat dalam ketegangan
Jawaban: C
Pembahasan: Mengambil alih situasi sambil menenangkan rekan menunjukkan pengendalian emosi dan kepemimpinan situasional.
Soal 5
Dalam operasi pengamanan bencana alam, anggota Brimob menemukan warga yang menolak dievakuasi karena takut kehilangan harta benda. Langkah terbaik menurut prinsip pelayanan humanis Polri adalah…
A. Memaksa evakuasi demi keselamatan warga
B. Memberi penjelasan persuasif tentang risiko dan menjamin keamanan harta
C. Meninggalkan lokasi dan fokus pada warga yang mau dievakuasi
D. Mengambil harta warga untuk diamankan tanpa izin
E. Menyerahkan warga tersebut kepada pemerintah daerah
Jawaban: B
Pembahasan: Pendekatan humanis menekankan komunikasi persuasif dan empati, bukan paksaan, agar warga merasa aman dan mau bekerja sama.
Soal 6
Seorang anggota Brimob bertugas di wilayah perbatasan yang masyarakatnya memiliki budaya dan bahasa berbeda dengan mayoritas penduduk Indonesia. Dalam menjalankan tugas pengamanan, sikap yang harus ditunjukkan agar tetap menjaga persatuan NKRI adalah…
A. Memaksa masyarakat menyesuaikan diri dengan budaya nasional
B. Menjalankan tugas tanpa berinteraksi dengan masyarakat agar netral
C. Menghormati perbedaan budaya setempat dan membangun komunikasi dengan pendekatan lokal
D. Mengabaikan adat setempat agar tugas tidak terganggu
E. Menggunakan kekuasaan agar masyarakat patuh kepada aparat
Jawaban: C
Pembahasan: Menghormati budaya lokal memperkuat integrasi sosial dan mencerminkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga keutuhan NKRI.
Soal 7
Brimob sering diterjunkan dalam operasi penanggulangan bencana alam. Dalam konteks ini, kemampuan paling penting yang harus dimiliki anggota selain fisik yang kuat adalah…
A. Kemampuan negosiasi politik
B. Kemampuan komunikasi dan empati terhadap korban
C. Keahlian strategi tempur jarak dekat
D. Kemampuan melakukan audit logistik
E. Keterampilan administrasi laporan
Jawaban: B
Pembahasan: Dalam situasi bencana, komunikasi efektif dan empati sangat penting untuk menjaga ketenangan korban dan efektivitas evakuasi.
Soal 8
Sebuah unit memiliki 12 anggota yang dibagi menjadi beberapa tim kecil berisi 3 orang. Jika setiap tim harus memiliki satu anggota yang ahli komunikasi, sedangkan hanya ada 4 orang dengan keahlian tersebut, berapa kombinasi tim maksimal yang bisa dibentuk sesuai syarat?
A. 3 tim
B. 4 tim
C. 5 tim
D. 6 tim
E. 8 tim
Jawaban: B (4 tim)
Pembahasan: Hanya ada 4 ahli komunikasi, jadi maksimal hanya bisa membentuk 4 tim karena tiap tim wajib memiliki 1 ahli tersebut.
Soal 9
Anda melihat dua rekan berbeda pendapat soal strategi saat operasi. Perdebatan mulai memanas dan berpotensi mengganggu kekompakan tim. Sebagai anggota lain yang ada di lokasi, tindakan terbaik Anda adalah…
A. Diam saja karena bukan tanggung jawab pribadi
B. Memihak salah satu yang dianggap lebih berpengalaman
C. Mengajak keduanya berdiskusi setelah situasi reda untuk mencari solusi bersama
D. Melaporkan ke atasan tanpa mencoba menyelesaikannya
E. Membiarkan konflik berjalan agar salah satu belajar dari kesalahan
Jawaban: C
Pembahasan: Pendekatan komunikatif setelah emosi mereda menunjukkan kecerdasan sosial dan kepemimpinan kolektif dalam menjaga solidaritas tim.
Soal 10
Dalam operasi pengamanan, Brimob menerima informasi bahwa sekelompok warga berencana melakukan aksi blokade jalan karena ketidakpuasan terhadap kebijakan daerah. Langkah taktis paling tepat untuk mencegah potensi konflik adalah…
A. Menangkap koordinator aksi sebelum aksi dimulai
B. Menyiapkan kekuatan penuh di lokasi untuk menunjukkan dominasi
C. Mengirim perwakilan untuk berdialog dan menampung aspirasi warga
D. Membubarkan massa segera setelah mereka berkumpul
E. Menutup akses jalan sebelum warga tiba di lokasi
Jawaban: C
Pembahasan: Dialog lebih efektif mencegah eskalasi konflik dan memperlihatkan bahwa aparat mendengar aspirasi warga sebelum bertindak represif.
Soal 11
Dalam menjalankan tugas di daerah yang rawan konflik sosial, anggota Brimob harus memahami nilai-nilai Pancasila terutama sila ke-3. Implementasi sila tersebut dalam konteks tugas adalah…
A. Memaksakan pandangan pribadi demi keseragaman masyarakat
B. Menjaga persatuan dan menghargai perbedaan dalam tindakan operasional
C. Mengutamakan kepentingan kelompok tertentu untuk menjaga stabilitas
D. Menghindari interaksi dengan masyarakat setempat agar netral
E. Mengutamakan perintah atasan tanpa mempertimbangkan dampak sosial
Jawaban: B
Pembahasan: Sila ke-3 “Persatuan Indonesia” menekankan pentingnya solidaritas nasional dan penghargaan terhadap keberagaman untuk menciptakan stabilitas sosial.
Soal 12
Satuan Brimob POLRI dikenal sebagai pasukan yang memiliki kemampuan “multifungsi”. Salah satu fungsi strategis Brimob dalam mendukung tugas POLRI adalah…
A. Menangani kasus administrasi dan laporan keuangan di tingkat daerah
B. Melakukan pembinaan masyarakat dalam bidang sosial dan ekonomi
C. Menangani gangguan keamanan berintensitas tinggi seperti terorisme dan kerusuhan massal
D. Melakukan patroli lalu lintas di wilayah perkotaan
E. Melaksanakan tugas diplomatik di luar negeri
Jawaban: C
Pembahasan: Brimob berperan sebagai pasukan taktis untuk mengatasi ancaman keamanan yang bersifat ekstrem dan membutuhkan kemampuan tempur khusus.
Soal 13
Jika setiap regu Brimob memiliki 5 anggota dan setiap anggota membawa 2 jenis perlengkapan khusus, berapa total perlengkapan yang dibawa oleh 8 regu?
A. 60
B. 70
C. 80
D. 90
E. 100
Jawaban: C (80)
Pembahasan: 8 regu × 5 anggota = 40 anggota; 40 × 2 perlengkapan = 80 perlengkapan.
Soal 14
Ketika menghadapi situasi darurat yang membutuhkan keputusan cepat, Anda menyadari perintah atasan bertentangan dengan kondisi lapangan yang sebenarnya. Tindakan paling bijak adalah…
A. Tetap menjalankan perintah walau berisiko tinggi
B. Menunda keputusan sampai atasan datang ke lokasi
C. Melaporkan kondisi sebenarnya secara cepat dan meminta konfirmasi ulang
D. Mengabaikan perintah karena yakin Anda lebih memahami situasi
E. Mengikuti keputusan rekan tim tanpa berpikir panjang
Jawaban: C
Pembahasan: Menyampaikan laporan faktual menunjukkan profesionalisme, loyalitas, dan tanggung jawab tanpa melanggar hierarki komando.
Soal 15
Dalam skenario penanganan huru-hara, prinsip utama yang harus dipegang oleh anggota Brimob untuk menjaga profesionalitas adalah…
A. Mengutamakan kekuatan senjata agar massa segera bubar
B. Menegakkan hukum dengan proporsional dan menghindari kekerasan berlebihan
C. Menangkap sebanyak mungkin peserta aksi untuk memberi efek jera
D. Bertindak cepat tanpa perlu koordinasi lintas satuan
E. Mengedepankan kepentingan institusi di atas hak masyarakat
Jawaban: B
Pembahasan: Penegakan hukum harus dilakukan dengan prinsip proporsionalitas dan humanitas, sejalan dengan Perkap tentang penggunaan kekuatan oleh POLRI.
Soal 16
Dalam konteks pelaksanaan tugas Brimob, makna “Negara Kesatuan Republik Indonesia” harus diwujudkan dalam tindakan nyata berupa…
A. Menegakkan kedaulatan hukum tanpa memperhatikan kondisi sosial daerah
B. Menjaga kesatuan wilayah dan menghormati kearifan lokal di setiap penugasan
C. Memusatkan seluruh keputusan di tingkat nasional tanpa partisipasi daerah
D. Menyamaratakan perlakuan kepada semua masyarakat tanpa memahami konteksnya
E. Mengutamakan efisiensi operasional dibanding keharmonisan sosial
Jawaban: B
Pembahasan: Wujud nyata NKRI adalah menjaga kesatuan wilayah sekaligus menghormati keanekaragaman daerah agar integrasi nasional tetap terjaga.
Soal 17
Dalam sistem komunikasi taktis Brimob, penggunaan kode sandi dan radio komunikasi memiliki fungsi utama untuk…
A. Menambah kesan militeristik dalam operasi
B. Menjaga rahasia operasi dan efektivitas koordinasi antaranggota
C. Menggantikan laporan tertulis agar lebih cepat
D. Mengontrol seluruh keputusan lapangan dari pusat
E. Membatasi komunikasi agar tidak diketahui masyarakat
Jawaban: B
Pembahasan: Penggunaan sandi dan radio menjaga keamanan informasi dan kelancaran koordinasi taktis di lapangan.
Soal 18
Dalam latihan, satu kompi Brimob terdiri dari 60 anggota. Jika setiap 4 anggota dibimbing oleh 1 instruktur, berapa jumlah instruktur yang dibutuhkan?
A. 12
B. 14
C. 15
D. 16
E. 18
Jawaban: C (15)
Pembahasan: 60 anggota ÷ 4 anggota per instruktur = 15 instruktur.
Soal 19
Seorang rekan terluka ringan saat latihan dan bersikeras tetap ikut kegiatan meski berisiko memperparah cederanya. Sikap terbaik Anda sebagai sesama anggota adalah…
A. Membiarkannya karena semangatnya patut dihargai
B. Memintanya tetap ikut agar tidak dianggap lemah
C. Melaporkan ke instruktur dan memastikan ia mendapat perawatan terlebih dahulu
D. Meminta tim medis datang tanpa memberi tahu atasan
E. Menyarankan istirahat tapi tidak menindaklanjuti
Jawaban: C
Pembahasan: Mengutamakan keselamatan rekan kerja adalah wujud tanggung jawab dan kepedulian tim; kedisiplinan tidak boleh mengorbankan kesehatan.
Soal 20
Dalam menghadapi situasi penyanderaan, langkah pertama yang paling tepat dilakukan oleh tim Brimob adalah…
A. Melakukan penyerbuan cepat sebelum pelaku memperkuat posisi
B. Melakukan negosiasi dan pengumpulan informasi situasi terlebih dahulu
C. Menunggu sampai media datang agar tindakan dapat dipantau publik
D. Menonaktifkan seluruh komunikasi di area sekitar
E. Menyebar anggota untuk memburu pelaku tanpa koordinasi
Jawaban: B
Pembahasan: Tahap awal penanganan penyanderaan adalah negosiasi dan pengumpulan informasi guna mengutamakan keselamatan sandera dan mencegah eskalasi.
Akses Paket Soal Bintara Brimob POLRI Lengkap dengan Pembahasan

Persiapan seleksi Bintara Brimob POLRI akan lebih optimal dengan paket soal di casis.or.id yang disusun sesuai pola ujian aktual. Soal dilengkapi pembahasan terarah dan simulasi CBT menyerupai tes resmi untuk melatih ketepatan, kecepatan, dan konsistensi, sehingga peluang lolos seleksi semakin terbuka.